Tim Diniyyah Literacy Centre Menang Sayembara Penulisan Karya Berbahasa Daerah Tahun 2024

 

WhatsApp Image 2024-07-02 at 11.s11.38

Tim Diniyyah Literacy Centre (DLC) berhasil jadi pemenang Sayembara Penulisan Karya Berbahasa Daerah tahun 2024 yang diadakan Balai Bahasa Sumatera Barat. Acara pertemuan pemenang dan pemberian hadiah diadakan pada Senin, 1 Juli 2024 di Aula Balai Bahasa Sumbar, Cupak Tangah, Kec. Pauh, Kota Padang. Karya-karya terpilih mencakup cerita-cerita berbahasa Minangkabau dan Mentawai.

Pemenang sayembara dari tim DLC adalah Riki Eka Putra yang menulis buku jenjang B2 berjudul “Rumah Baru Ibnu” dan jenjang C “Songket Partamo Nur”, Rahmi Yulianti dengan karyanya buku jenjang C berjudul “Titi Mentawai”, serta Tasya Sabila yang menulis buku jenjang B2 berjudul “Arak Bako Uni Nova”.

Menyikapi keberhasilan tersebut, Fauzi Fauzan selaku Direktur DLC menyatakan bahwa hal ini merupakan sebuah penghargaan yang sangat luar biasa. DLC tak hanya berkonsentrasi pada pembinaan santri, tetapi juga ada pembinaan dan pengembangan untuk para guru dan instruktur di DLC. “Alhamdulillah, 5 tahun terakhir para guru dan instruktur telah banyak mendapatkan prestasi. Baik tingkat propinsi maupun nasional. Semoga dengan terpilihnya bapak Riki, Ibu Rahmi, dan Tasya pada sayembara ini, semakin meningkatkan kepedulian kita kepada literasi maupun adat Minangkabau karena adat Minangkabau merupakan bagian dari literasi daerah dan sejarah. Kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya dan nanti kami akan memberikan penghargaan yang spesial. Semoga hal ini bisa memotivasi teman-teman guru yang lain untuk berkompetisi sampai tingkat nasional,” ucapnya.

Sementara itu, Riki Eka Putra mengaku sangat senang mendapatkan prestasi tersebut. Meski sudah berulang kali jadi pemenang lomba menulis di Balai Bahasa Sumbar, tahun ini ia merasa lebih bangga karena dua orang instruktur yang ia bimbing menulis di DLC yakni Rahmi Yulianti dan Tasya Sabila juga ikut  menjadi salah satu pemenang.

“Semoga akan ada prestasi-prestasi lainnya yang bisa kami berikan di DLC untuk mengharumkan nama Diniyyah Puteri,” ujarnya. (Wafeeyatus Tsania Anwar/Diniyyah News)

 

Santri Kelas X MAS KMI Diniyyah Puteri, Nadine Reyhana Putri, Bersinar di Indonesia International Modest Fashion Festival

WhatsApp Image 2023-10-30 at 12.44.57

Nadine Reyhana Putri, seorang santri berusia 15 tahun dari kelas X di MAS KMI Diniyyah Puteri, telah mencuri perhatian dalam ajang Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MF). Nadine, yang juga seorang desainer muda, berkolaborasi dengan TINCTORI untuk menghadirkan koleksinya yang berjudul "Letter From Home".

Event tersebut diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC) dan merupakan bagian dari Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF), yang merupakan platform kolaborasi antara berbagai stakeholder dalam ekonomi dan keuangan syariah, termasuk industri modest fashion.

Nadine, yang telah berhasil meloloskan dirinya hingga tingkat nasional setelah sebelumnya lolos untuk tingkat regional Sumatera, mewakili Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat dalam acara bergengsi tersebut. Karyanya tampil bersanding dengan berbagai jenama kenamaan seperti Dian Pelangi, Itang Yunasz, Hijab Chic, Moestaram, Wearing Klamby, Islamic Fashion Institut dan banyak lainnya.

Koleksi Nadine menyuarakan nilai-nilai keberlanjutan dengan menggunakan material dan pewarnaan alam yang berkontribusi pada pelestarian alam serta modernisasi wastra Minang. Dalam koleksinya, Nadine menggunakan WASTRA MINANG dari Halaban & Kubang Kabupaten 50 Kota, Sumatera Barat. Melalui karya ini, Nadine berharap dapat memberikan nilai tambah pada dunia fashion serta menginspirasi anak muda untuk mencintai wastra dan kerajinan lokal Indonesia.

WhatsApp Image 2023-10-31 at 11.28.15

Teknik patchwork dan sulam sashiko dari TINCTORI yang digunakan oleh Nadine merupakan langkah yang diambilnya untuk meminimalisir dampak sampah fashion yang ditimbulkan. Dengan demikian, koleksi Nadine tidak hanya memikat mata, tetapi juga memberikan pesan penting tentang keberlanjutan dan kesadaran lingkungan.

Keberhasilan Nadine dalam mempresentasikan koleksi fashionnya di IN2MF tentu merupakan kebanggaan bagi MAS KMI Diniyyah Puteri. Dengan usianya yang masih muda, Nadine telah membuktikan bakat dan dedikasinya dalam industri fashion Indonesia. Semoga prestasi ini menginspirasi generasi muda lainnya untuk menggali potensi mereka dan berani mengejar impian mereka di berbagai bidang, termasuk dunia fashion.

IN2MF berlangsung dari tanggal 25 hingga 29 Oktober 2023, dan memberikan panggung yang megah bagi para desainer dan perancang modest fashion Indonesia untuk menunjukkan kreativitas mereka. Melalui ajang ini, diharapkan industri modest fashion Indonesia semakin dikenal di tingkat internasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di negara ini.

Santri MAS KMI Diniyyah Puteri Juara Lomba Menulis Artikel Tingkat Sumbar

artikel

Syakira Illona Iqvel, santri Madrasah Aliyah Swasta Kulliatul Muallimat Islamiah (MAS KMI) Diniyyah Puteri Padang Panjang, meraih juara 3 dalam ajang lomba menulis artikel Festival Hamka. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah kota Padang Panjang.

Lomba diadakan secara online. Setelahnya diseleksi 5 karya terbaik dan dipresentasikan di depan juri secara offline di lokasi kegiatan. Dari 5 besar barulah dipilih 3 orang pemenang yang diumumkan langsung pada hari perlombaan.

“Alhamdulillah saya begitu senang, tidak menyangka rasanya bisa menjadi salah satu juara di ajang lomba tingkat Sumbar, ini merupakan lomba pertama saya dan saya bangga sekali bisa menjadi seorang pemenang,” ujar Syakira saat diwawancarai.

Selain lomba menulis artikel, Festival Hamka yang mengusung tema “Hamka dan Peradaban yang diwariskannya” ini juga memiliki berbagai cabang lomba diantaranya, baca puisi, rangking satu, debat, tahfizh dan fun art. Kegiatan ini berlangsung Sabtu, (11/11/23) dan berlokasikan di Ponpes Kauman Muhammadiyah Padang Panjang. Berbagai sekolah di Sumatera barat ikut berpartisipasi dalam lomba tersebut. (Rahmi Yulianti Diniyyah News Reporter)

Santri MTsS DMP Diniyyah Puteri Juara 1 Lomba Baca Puisi Tingkat Sumatera Barat

puisi

Afifah Alkhalifi Fahmi, santri Madrasah Tsanawiyah Swasta Diniyyah Menengah Pertama (MTsS DMP) Diniyyah Puteri Padang panjang berhasil meraih juara 1 lomba membaca puisi tingkat Sumatera Barat.

Lomba baca puisi ini merupakan salah satu cabang lomba dalam kegiatan Festival Hamka yang diadakan oleh Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang. Lokasi kegiatan berlangsung di Ponpes Kauman tersebut pada Sabtu, (11/11/23) dari pukul 08:00 – selesai.

Peserta pada lomba baca puisi tingkat Sumatera Barat ini berjumlah 63 siswa.  Para Pertisipan lomba ini ialah siswa tingkat SLTP sederajat. Selain itu kegiatan Festival Hamka juga memiliki berbagai cabang lomba lainnya seperti, menulis artikel, debat, tahfizh, fun artdan rangking satu.

“Saya begitu tidak menyangka menjadi juara satu dalam lomba ini, pengalaman pertama saya mengikuti lomba baca puisi menjadi hal yang membanggakan diri saya, karena bisa mengharumkan nama Diniyyah Puteri di Sumbar dengan prestasi saya,”ujar Afifa Alkhalifi saat diwawancarai. (Rahmi Yulianti/Diniyyah News Reporter)

You are here: Home News and Events