Belum terdaftar ?


 
Menanti Kebangkitan Diniyyah Puteri Padang Panjang PDF Cetak E-mail
, di Upload oleh reynold   
Sunday, 06 January 2008
Oleh. Ahmad Rifa’i,SP

Tulisan Saudara Musriadi Musanif tiga hari lalu, yang dimuat dimedia ini dengan judul: Upaya Keras Aparatur Pemko Padang Panjang, telah menggugah banyak orang. Tak terkecuali, Pimpinan Perguruan Diniyyah Puteri Sendiri, Fauziah Fauzan, merespon dengan positif apa yang dikandung materi tulisan itu. Selesai membaca tulisan tadi, Fauziah Fauzan langsung menggelar rapat terbatas dengan seluruh staleholder Diniyyah Puteri  untuk mengevaluasi Prestasi Pondok Pesantren Se Padang Panjang, sebagaimana dalam tulisannya menyinggung Diniyyah Puteri dan Thawalib khususnya yang telah telah mengalami kemunduran beruntun sejak beberapa tahun terakhir.

Materi tulisan itu, cukup objektif dan sangat pantas kiranya  seorang Fauziah Fauzan dan tentunya kita, warga padang Panjang secara umum, mengucapkan terima kasih atas otokritik intelektual yang disajikan Musriadi Musanif.

Memang benar,  kita harus lebih terbuka terhadap kelemahan dan kegagalan pesantren dewasa ini. Sebagai shearing idea, kita akan bertanya;  prestasi apakah yang telah  menonjol ditorehkan Pesantren di kota Serambi Mekah sejak tiga tahun terakhir ?  Pertanyaan lain juga diajukan,  :apakah pesantren  telah dijadikan sebagai tempat pendidikan utama bagi semua orang tua di Sumatera Barat untuk menyekolahkan anaknya ke Pesantren,  atau justeru sebaliknya menjadi  pelarian bagi anak-anak mereka yang bermasalah?

Boleh jadi, penyebab  penampilan pesantren biasa-bisa saja, tanpa ada perubahan sama sekali dari tahun ketahun,  karena dilatarbelakangi oleh pola pikir picik pandang pelakunya.  Tak jarang pada posisi ini pula mereka  tak lebih seperti katak dibawah tempurung;menganggap diri hebat dari yang lain. Kemudian ketika kemapanan itu dijalani, segala inovasi, penjagaan citra  prestasi pesantren dan pembelajaran  pesantren kearah metode baru sengaja dikesampingkan. 

Artinya  segala yang baru selalu dianggap bertentangan dengan pola lama. Pola pikir  kolot dan sempit ini yang hinggap. “Dari dulunya, pesantren di Padang Panjang, tanpa ada inovasi dan perubahan  tetap bisa  jaya, hingga detik ini,” ujarnya optimis. Sebuah alasan tak mendasar.  Padahal kesuksesan instansi atau  individu dalam berbagai kompetisi  dimana pun di dunia ini  adalah  buah keberhasilan dari proses evaluasi berkala yang diterapkan disamping  prinsip hidup belajar tiada henti  juga dimiliki. Alhasil  kesalahan masa lalu bisa dieliminir untuk kesuksesan masa depan.   Istilah kerennya  adalah prinsip ” Inovasi tiada henti”.  

Relevan dengan konteks sekarang,  zaman yang kita jalani sesungguhnya  tidaklah sama dengan  zaman permulaan pendidikan pesantren di awal abad 1900-an.  Paling tidak, ada tiga perbedaan kontras antara keberadan pesantren masa lalu dengan masa sekarang,dengan pembandingnya  sekolah-sekolah unggulan negeri yang terus memperbaiki diri.  Yaitu, Motif, metode belajar dan mengajar serta perangkat pembelajaran.

Pertama Motif. dulu, anak-anak dikirimkan ke pesantren tiada lain untuk dibina menjadi calon ustadz-ustadzah yang diharapkan akan  mengembangkan syiar islam di kampung halaman masing-masing. Sedangkan hari ini, motif pengiriman anak-anak tak lebih sebagai tempat pelarian dan pilihan terakhir dari semua pilihannya. Kadang juga bagi orang tuanya, pesantren   sebagai harapan  tempat   mengubah perilaku  akhlak anaknya yang sangat berandal itu agar berubah dipesantren.

Kedua,  metode belajar di dunia pendidikan umum, selalu  mengalami perubahan kearah dinamisasi pengajaran; apakah metode training atau sejenisnya yang belakang diadopsi dan kembangkan seperti metode Pumping Teacher, dan Quantum Teaching untuk para guru, juga  Quantum learning untuk para murid. Sebaliknya,pesantren tetap bertahan dengan pola pengajaran tradisionalnya.  Mandek, kaku, tidak diminati  dan selalu ketinggalan.

Terakhir   perangkat pembelajaran seperti sarana pendukung dalam mengajar kian hari kian  canggih. Yakni memakai Lcd, Laptop dan OHP.  Guru dalam melakukan transfer ilmu  cukup dengan ujung jari, maka slide –slide materi terpampang di layar. Didukung dengan soundsystem dan  film pembelajaran.Jadi belajar , dengan multi media, semakin menarik bagi siswa.

Sementara, faktor yang membuat  pesantren selalu berada dilini belakang  diantara sekolah-sekolah negeri lainnya adalah   disebabkan enam faktor kesalahan fatal yang dibiarkan terjadi selama ini. Diantaranya, pertama,  manejemen tradisional masih diterapkan di Pondok Pesantren  bersangkutan. Seperti, prinsip otoritas tunggal kepemimpinan serta anti keterbukaan terhadap bawahan.   Pada gilirannya   telah menimbulkan letupan-letupan ketidaksenangan karyawan dan santri  atas pola itu, sebagaimana  yang terjadi disalah satu pesantren di Padang Panjang tempo hari.  Kedua,  Pola pembinaan asrama yang tidak ketat sehingga memudahkan santri yang seharusnya dikarantinakan agar tidak terinfeksi budaya-budaya  luar nan merusak   akhirnya mengidapi penyakit itu. Didalam kelas yang diajarkan lain, yang dipraktekkan lain pula. Didalam kelas, manut dengan guru, tapi diluar kelas, artis dan tokoh sinetron yang jelek perilakunya cendrung ditiru.  Jadi pembinaan mental dan spritual keislaman menjadi nihil. Bukannya menciptakan santri berperilaku islami, tapi berperilaku rendahan. Ini akibat  longgarnya pengawasan sehingga  kian meneguhkan citra santri pesantren tidaklah beda dengan karakter preman. Ini jelas merugikan sekali bagi nama baik pesantren tersebut.

Ketiga, Miskinnya prestasi akademis santri di Ujian Nasional, kemudian miskin pula prestasi Intelektual disetiap even  perlombaan makin meminggirkan keberadaan pesantren. Melambungnya nama besar pesantren sebenarnya  disumbangkan dengan kedua prestasi diatas berikut jumlah lulusannya yang diterima di Luar Negeri (Al Azhar Mesir) dan Universita ternama di Republik ini.


Keempat
, Proses penyeleksian santri yang terkesan longgar. Asal siapa saja yang mendaftar langsung diterima  tanpa seleksi perilaku dan rekaman prestasi belajarnya. Kalau ingin prestasi belajar anak itu bagus selama dipesantren, yang diterima itu harusnya anak-anak cerdas dan berperilaku sopan, Tidak mungkin mengharapkan santri juara tetapi dari anak-anak yang bodoh dan tidak mau belajar alias pemalas.

Kelima,  Kualitas guru yang mengajar jauh dari yang diharapkan; tidak punya target sama sekali. Berikut juga kualitas kerja yang sambilan, tidak fokus dan serius. Asal mengajar, materi sampai, selesai sudah pekerjaan.Bagaimana mungkin seorang guru tak bermutu, mampu melahirkan santri bermutu. Harusnya seimbang. Guru yang cerdas bertemu dengan santri yang cerdas pula, maka menghasilkan pesantren yang berprestasi.  Konsep ini sebenarnya selalu dijaga oleh pesantren masa silam dengan keberadaan ulama cerdas dengan  santri yang cerdas pula. Jadilah santri dikemudian hari menjadi  seorang tokoh nasional, tokoh masyarakat dan orang sukses.Benarlah hipotesa itu;ditangan ulama yang cerdas akan menghasilkan santri yang cerdas pula.  Tapi keseimbangan tadi tidak mampu dipertahankan oleh pesantren hari ini.


Terakhir Pengelola tidak sudi melakukan inovasi dan kreativitas dalam pengembangan pondok pesantren tersebut. Misalnya Sulit menerima ide baru yang disampaikan bawahan. Menganggap kritikan sebagai yang menakutkan. Selanjutnya  tidak mau  memanfaatkan kelebihan teknologi untuk kemajuan lembaga pesantrennya. Karena alasan inilah pesantren selalu terbelakang posisinya. Tidak dilirik lagi oleh orang tua santri  karena memang tidak menarik.


Kendati, Enam faktor diatas telah menelikung pesantren pada umumnya, maka di Perguruan Diniyyah Puteri tidaklah demikian. Mulai manajemen yang diterapkan hingga program inovasi tiada henti terus berlanjut menuju kesempurnaan. . Pertama, Sejak era  kepemimpinan Fauziah Fauzan, Diniyyah Puteri telah mengalami perubahan signifikan yang membawa warna baru. Dengan konsep Re-Engineering Diniyyah Puteri, Fauziah Fauzan menerapkan manajemen  perusahaan di pesantren yang dipimpinnya.  Tidak hanya target akhir, juga dalam pelaksaan kerja, masing-masing unit dipandu oleh Satuan Operasional Prosedural, layaknya sebuah perusahaan Nasional. Kedua, pembinaan santri puteri di asrama semakin diperketat. Tidak boleh keluar asrama secara sembarangan. Ini adalah follow up dari pembinaan pasca di dalam kelas. Jadi pola pembinaan adalah menyeluruh dan menerapkan standar yang sama antara di dalam lokal dengan di asrama. Ketiga,  tahun ini, Presatsi  Akademis Diniyyah Puteri mulai bersinarr cemerlang, lantaran dua orang santrinya  diterima Di ITS, di Malang.....Ini menandakan santri Diniyyah Puteri bukanlah santri miskin prestasi. Keempat, Sejak setahun lalu, hingga sekarang, tidak semua calon santri yang bisa msuk ke diniyyah puteri. Paling tidak ada tiga tes yang dilakukan. Termasuk tes juga diberlakukan untuk orang tua santri. Sepertinya kini hanya menerima anak-anak yang redas dan paham dengan ajaran islam. Kelima, Para guru akan di uji secara berkala oleh para pembina olimpiade yang diperlombakan, untuk mengatakan layak tidaknya seorang guru mengajar santri. Jika ia sendiri tidak bisa menuntaskan soal, maka tidak akan dipakai lagi untuk selanjutnya. Terakhir, inovasi tiada henti sepertinya hari ini milik Diniyya Puteri. Setelah sukses mendirikan unit Diniyyah Training Centre dan Diniyyah Information Technology  Centre, ditahun 2008 akan didirikan Diniyyah Konselling Centre. Semua lembaga itu dibangun sebagai pendukung kekuatan perguruan Diniyyah Puteri.


Sehinga tidak salah, jika Fauziah Fauzan dengan konsep inovasi tiada hentinya, sedang mengelola pesantren dengan konsep manjaemen perusahaan dan sebuah universitas. Hari ini belum ada pesantren yang punya lembaga training pengembangan diri yang mapan, kecuali Diniyyah Puteri telah memulai. Tak tanggung, telah belasan klien telah diservice oleh lembaga tadi. Satu diantara kliennya adalah PDAM Padang Panjang dengan pelatihan EQ Mapp Solution dua gelombang. Menyusul pesantren Ummatan Wasathon sulit Air, MTI Peninggahan Solok dan Lainnya..  Sedangkan DITC, adalah lembaga yang dikhususkan untuk mengelola IT dilingkungan Diniyyah. Sistem SMS fush kini diterapkan.Sebuah kemudahan bagi  orang tua santri untuk bisa mengetahui nilai Rapor dan perilaku anaknya lewat SMS push yang dikelola lembaga ini.. Kini Diniyyah Puteri sedang berbenah mengejar ketinggalannya, Semoga sukses. Amiin.

 

Comments (17)Add Comment
0
Putri
November 15, 2008
125.165.104.76
Votes: +1
mrs

semoga sukses selalu untuk diniyyah puteri
sukses untuk Ibu Zizi, karyawan/ti, guru2, santri dan semua elemen pesantren disana
bangkit bersama untuk kemajuan Islam....
sertakan kami, dalam do'a2 panjang mu, agar kelak kita bertemu di Syurga Nya, berdampingan dengan Rasul tercinta.....
Amiinn....

Putri Ika smilies/smiley.gif

0
sri mulyati (titi)
February 24, 2009
125.165.115.163
Votes: -1
...

Sukses selalu untuk dinput padang-panjang, smaga terobosan yang dibawa oleh FF (Fauziah Fauzan) untuk re-engineering dinput membawa nilai positif dan menjadikan santriwati yang berkualitas, terus maju zizie kami para sahabatmu mendoakan kesuksesan buat mu, salam rindu dari sahabat lamamu (titi)

0
dewi
March 19, 2009
125.162.96.83
Votes: +0
...

suksess sll tuk dienpoet

0
Nelda
April 14, 2009
125.162.58.208
Votes: +0
...

Membaca tentang din-put membuat saya teringat akan kenagan saya disana, saya bangga... jadi alumni din-put, semoga selalu menjadi yang terbaik

0
fitra lindia
April 24, 2009
125.165.110.27
Votes: +0
...

saya slah satu alumni dienpoetsmilies/cheesy.gif
saya bangga jadi alumni dienpoet,,karna saya bisa jdi
yg terbaek wat agama dan orang banyak,,,


always cahyooo dien poet

0
fitra lindia
April 25, 2009
125.165.110.27
Votes: +0
...

atu age,,salam wat temen2
and cobat2 qu,,aci,sari,ami,lektsi,ipah,arini,ipeb,ayu,corry,ema,a
nd
jga wat adek2 qu,,,imah,nelda,cici,,,pokokna cemua naa
mizzz u alllsmilies/grin.gif

0
putri
July 30, 2009
125.162.115.245
Votes: +0
...

good luck bwat dien-poet ..... sukses slalu...
bwat buk murni i miss yousmilies/wink.gif

0
man_farel
July 31, 2009
120.136.17.8
Votes: +0
...

semoga sukses terus karyawan dinput

0
Syafrudin,S.Pd
September 04, 2009
114.120.34.57
Votes: +0
...

smilies/smiley.gif Assalamualikum w.w. Buat Ibuk Pimpinan Fauziah Fauzan Anda sebagai generasi muda Diniyyah Puteri harus mendobrak Sistem yang terjadi di pesantren ini yang kolot dan otoriter. Rumabahlah Management keuangan anda yang transparan dan profesional. Salam salut saya (1 Jank)

0
wirda
September 10, 2009
125.162.119.51
Votes: +0
...

sukses selalu, i miss u

0
rina wirda
September 10, 2009
125.162.119.51
Votes: +0
...

titip salam buat bu arbara yeni, minta no hp nya dongsmilies/smiley.gif

0
rina wirda
September 10, 2009
125.162.119.51
Votes: +0
...

salam to alumni dien-poet angkatan 2000,dewi yardi,ikhlasiah, mutia farina, iyas, dllsmilies/smiley.gif

0
fauzi fauzan El M
October 05, 2009
61.247.8.192
Votes: +0
...

Assalamu'alaikum wr wb.
Masukan terhadap character building bagi pendidikan perempuan di diniyyah putri;
* mendidik/membina mereka sesuai kodrat,tabiat,amanah dan tanggung jawab seorang
muslimah dalam keutuhannya sebagai "Annisa".(lihat dan cermati berbagai ayat-ayat
dalam surah annisa')
* mengarahkan kebutuhan psikologi&intelektual yang mendominasi pada hobi dan bakat
mereka, baik dalam bentuk pelajaran di dalam kelas maupun life skill mereka.
* memfasilitas semua kebutuhan belajar mengajar dalam peningkatan standar kedisiplinan
belajar dan tingkat pengetahuan seorang muslimah pada taraf internasional.

0
maria
November 16, 2009
125.160.120.25
Votes: +0
...

mudah2an perguruan qm tcinta bisa mmpertahankn yes prestasi ,haram contek kan......

0
maria
November 29, 2009
125.160.120.25
Votes: +0
...

smilies/smiley.gifI MIS U DIENPOET...........moga tambah jaya, always succes,
amin,,,,,aq sll mrndkan moe

0
ridha andhiny
May 15, 2010
110.137.73.157
Votes: +0
...

mmmm,, syarat2 bwt bs d trma d stuw pa ja y????? tlg ksih tw infrmsiny y,,,,

0
zakiah Ellumbukiyyah
July 24, 2010
222.124.118.37
Votes: +0
...

Assalamu'alikum...

Mengharap dukungan semua guru dalam kemajuan santri diniyyah puteri baik dalam bidang bahasa, sains, keterampilan, dll.

Write comment
 
  smaller | bigger
 

busy
 
< Sebelumnya   Sesudahnya >

Pesan

Pesan Baru: 3 minggu, 4 hari lalu
  • peace_2404 : eh hapal Mars DP gak??tolong email ke «email» donk...thx u cool
  • peace_2404 : ini Indah PS, masih ingat kan??
  • peace_2404 : emang pesona DinPut mencuri tempat tersendiri di hati alumninyaa.. Smile
  • peace_2404 : udhee, ainuunn..kangen euy...
  • udhe : apalagi sama aula dp, saksi kegilaan aZu wink
  • udhe : kangen juga nih cool
  • udhe : Assalamu'alaikum
  • ainun mardhiah : kangeeeeeeeeeeeeeeeeennnnnnnnnnnnnn...
  • eytali : Kekuatan dinput mampu mengikat ingatan dan sentuhan perasaan terhadap dinput dilubuk sanubari setiap alumni.
  • eytali : Assalamualaikum semua. Smile
Silahkan Anda Login untuk mengisi pesan....

Kolom

Articles
Opini

Kalender Kegiatan

September 2010 October 2010
Mi Se Se Ra Ka Ju Sa
Minggu 35 1 2 3 4
Minggu 36 5 6 7 8 9 10 11
Minggu 37 12 13 14 15 16 17 18
Minggu 38 19 20 21 22 23 24 25
Minggu 39 26 27 28 29 30
There are no upcoming events currently scheduled.
View Full Calendar

Video Gallery

MUHASABAH

Photo Gallery




Gedung Utama

Search

Google

Jajak Pendapat

Bagaimana Menurut Anda Tentang Sistem Pendidikan Pesantren Di Indonesia ?
 

Jumlah Anggota

247 registered
1 hari ini
1 minggu ini
8 bulan ini
Terakhir: tredognireeve

Pengunjung Online

Saat ini terdapat 12 pengunjung online

Kunjungan ke :

Today27
Yesterday30
Week230
Month152
All25282

Anggota Baru


tredognireeve
05.09.2010 12:11:46

Lomaamult
02.09.2010 19:56:24

MisterTwister
02.09.2010 14:01:10

CreereKib
02.09.2010 10:42:58